click bait

Strategi Click Bait dan Dampak Negatif ke Brand

Strategi click bait merajarela. Sekarang, artikel ataupun promosi jualan selalu menggunakan strategi click bait agar audiens tertarik. Namun, apakah strategi click bait merupakan strategi yang tepat untuk brand Anda?


Akhir-akhir ini, baik di LINE maupun Facebook, banyak sekali tulisan opini ataupun promosi yang menggunakan pola yang sama; satu kalimat di atas dengan copy yang menarik juga di-caps lock agar audiens tertarik.

Hal tersebut biasa disebut dengan click bait.

Anda pasti sering membaca artikel artikel dari manapun yang memiliki judul menarik membuat Anda tertarik untuk membukanya. Itulah click bait.

Apakah click bait di judul terkadang sesuai dengan konten di dalamnya? Belum tentu.

Itulah yang sering dilakukan. Hal terpenting adalah membuat orang-orang meng-klik terlebih dulu.

Tidak salah, memang. Apalagi timeline di media sosial sekarang semakin ramai, menuntut orang harus kreatif agar orang-orang mau berhenti untuk membaca.

Namun, di situlah masalahnya. Banyak yang belum memahami konsep click bait yang baik dan buruk untuk dilakukan.

Anda beranggapan bahwa jumlah orang yang terkena click bait berbanding lurus dengan orang yang membeli ataupun kembali lagi membaca? Pikir lagi.

Saya akan menegaskan bahwa click bait mempengaruhi brand Anda secara negatif.

Negatif seperti apa?

Apakah ketika Anda melihat judul yang click-bait yang kontennya tidak sesuai dengan judulnya merasa kecewa? Apakah Anda merasa bahwa ekspektasi Anda tidak dipenuhi?

Lalu, jika seperti itu apakah Anda masih percaya dengan brand yang melanggar ekspektasi Anda? Mungkin tidak.

Itulah dampak buruk dari click bait yang tidak sesuai.

Lalu, bagaimana cara click bait terbaik agar bisa mengonversi pengunjung menjadi pembeli, bahkan menjadi pengunjung loyal?

click bait buzzfeed

Contoh click bait dalam Buzzfeed

Coba baca artikel Buzzfeed tersebut di sini.

Apakah judul artikel tersebut termasuk click-bait? Iya. Namun apakah kontennya sesuai dengan judul dan memenuhi ekspektasi pelanggan yang “mind blowing“?

Itulah strategi click-bait yang sesuai yang menjadi kiblat artikel di Indonesia, seperti yang sering Anda lihat di Line Today.

Artikel yang dibuat oleh Brilio, TribunNews, hingga Kumparan mengikuti cara Buzzfeed. Namun, tidak semua berhasil menyampaikan pesan dengan baik, karena mereka tidak mengerti apa yang audiens inginkan.

click bait Tribun News

Click bait dalam artikel Tribun News.

Apakah judul di atas termasuk click bait? Iya.

Konten click bait Tribun

Konten dalam judul click bait Tribun News

Namun, apakah kontennya sesuai dengan judul? Tidak juga.

Penggunaan kata “ribuan” di judul tidak sesuai dengan kontennya. Apakah semua siswa protes terhadap tingkah Mulan Jameela? Belum tentu. Apakah jumlah siswa di SMA tersebut mencapai angka ribuan? Tidak.

Apa ekspektasi orang-orang ketika pertama kali membaca judulnya?

Apakah Mulan Jameela dicekal oleh ribuan pelajar karena tingkahnya?

Tribun News tidak berhasil menyampaikan pesan tersebut dengan baik karena melanggar ekspektasi di judul yang dibuat.

Itulah kegagalan dalam penggunaan click-bait yang masih sering terjadi di Indonesia.

Lalu, bagaimana strategi click-bait yang baik?

Ambil contoh artikel Buzzfeed tentang kentang di atas.

Apakah judul “mind blowing” sesuai dengan kontennya? Iya.

Apakah ada value yang diberikan? Ada. Berupa resep secara lengkap yang juga disertakan di artikelnya.

Apakah kontennya menjawab permasalahan orang-orang terhadap mengelola kentang? Bisa jadi.

Dari artikel tersebut dipelajari bahwa yang terpenting dalam strategi click-bait adalah memenuhi ekspektasi.

Berikanlah value dari konten Anda agar orang-orang terpuaskan dan dengan senang hati membagikan ke teman-temannya.

Apa saja contoh dari value tersebut?

Jika Anda berjualan suatu produk, tunjukan kenapa orang-orang yang menjadi target Anda harus membelinya. Apakah produk Anda eksklusif? Atau limited edition?

Jika Anda menyelenggarakan event yang mengundang artis ataupun kompetisi, apakah artis yang Anda datangkan sesuai dengan keinginan publik? Ataukah kompetisi yang Anda adakan memiliki hadiah yang besar?

Pahami value yang Anda miliki dan jual dalam konten tersebut.

Namun, Anda harus berhati-hati. Jika Anda menyebut produk Anda eksklusif, apa yang membuat produk Anda eksklusif? Apakah ada tanda-tangan dari artis? atau apa? Tunjukan secara jelas.

Selain memberikan value, jawab permasalahan yang dialami oleh audiens Anda.

Apakah audiens Anda mengalami masalah kesulitan mengerjakan tugas di rumah? Berikan konten yang berisi tempat-tempat yang enak untuk mengerjakan tugas.

Pahami masalah yang dialami dan jawab permasalahan tersebut.

Jika berhasil membuat audiens terpuaskan, audiens Anda akan kembali lagi. Karena sudah percaya dengan brand Anda.

click bait terhadap konten

Dampak konten yang engage terhadap kepuasan audiens.


Strategi click-bait jika Anda salah menerapkan bisa berpengaruh terhadap brand yang Anda miliki.

Berbagai cara di atas sebaiknya Anda coba ketika Anda ingin menerapkan strategi click bait.

Selamat mencoba dan semoga beruntung.

Article by fauziananta1

Masih dalam proses belajar digital marketing dan strategi branding.

This Article Has 1 Comment
  1. Tian says:

    Artikel-artikel lu menarik, bro. Ngomongin soal marketing, bisa gk digitial marketing nerapin konsep marketing 3.0? Kalo iya, ada saran gimana cara yg pas? Thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *