branding sejak kuliah

Mulai Branding Sejak Kuliah Agar Tidak Bingung Mencari Kerja

Kenapa personal branding penting sejak awal perkuliahan? Bagaimana juga caranya memulai branding sejak kuliah?


Beberapa waktu yang lalu, teman saya bertanya “Aku bingung nih mau ngapain abis lulus.”

Saya pun dipenuhi kebingungan untuk menjawab. Selain kebiasannya, dan sudah sangat identik dengan tidur terus, saya bertanya apa kemampuan yang dia bisa.

Dia menjawab dengan yakin. “Aku bisa buat website, animasi dan desain. Tapi, ya hanya sebatas teori, karena belum pernah praktek.”

Masalah terjadi.

Masalah ini juga mungkin saja kerap dialami oleh Anda, sebagai mahasiswa tingkat akhir.

Saya tidak ingin bilang kepada Dia ataupun Anda “Makanya kuliah jangan teori doang.” Tidak, karena ucapan tersebut kerap diucapkan, namun implementasinya? Nol besar.

Zaman sekarang ada yang lebih penting daripada “Lebih banyakin praktek daripada teori.”

Apakah itu?

Branding.

Loh, apa hubungannya dengan branding?

Karena branding merupakan investasi.

Baca juga: Makna Totalitas Dalam Sebuah Event

Setiap pribadi memiliki branding­-nya masing-masing. Bisa saja branding Anda merupakan seseorang yang malas, atau mungkin juga orang yang produktif. Bingung apa branding-mu? Coba tanya ke orang sekitar, apa yang pertama kali mereka pikirkan tentang Anda ketika Anda tanya. 

Branding juga harus dilakukan secara bertahap. Tidak bisa jadi dalam semalam.

Karena itu, branding jangan dilakukan ketika sudah semester akhir, ataupun ketika sudah jadi fresh graduate. Branding harus dilakukan dari awal kuliah, bahkan ketika Anda belum menyadarinya.

Lalu, bagaimana caranya untuk mem-branding  diri sejak awal perkuliahan?

 

Temukan Passion

Branding harus otentik.

Apa hal yang Anda senangi ketika dilakukan? Tidak perlu buru-buru, jika Anda telah memulainya sejak dini. Masih ada waktu untuk mencoba apapun. Bahkan, saya perlu waktu hampir tiga tahun untuk menemukan passion. Jadi, Anda pun bisa.

Setelah menemukan passion, bagaimana?

Temukan diferensiasi. Apa yang membuat Anda unik? Apa yang membuat Anda lebih unggul dari teman Anda yang memiliki kemampuan serupa?

Banyak yang bisa digali, tidak harus lebih mahir dalam skill. Attitude merupakan suatu yang penting juga; bagaimana cara agar orang yang pernah bekerja sama tetap loyal.

Misalnya, Anda orangnya selalu on-time, selalu total dalam bekerja, ataupun Anda merupakan orang yang ramah.

Temukan hal tersebut dan jadilah otentik juga selalu konsisten.

Saya punya seorang teman seorang website developer. Dia dari SMA sudah belajar website dan kuliah untuk mematangkan kemampuannya.

Karena website developer itu tidak banyak, banyak orang ketika membutuhkan, teman saya langsung menjadi Top-of-Mind dalam pikiran orang tersebut.

Dari situ bisa dipelajari bahwa ketika Anda sudah jadi expert dalam suatu bidang dan dipercaya, dengan sendirinya branding Anda akan terkenal di mana-mana. Karena manusia selalu berkomunikasi satu dengan yang lainnya.

 

Jangan Ragu Untuk Berteman

Apakah Anda termasuk orang yang gengsi untuk menyapa orang lebih dulu ketika hanya sebatas ‘kenal’?

Jangan dipaksakan. Siapa tau Anda memang orangnya tidak terbuka di dunia nyata.

Tapi ketika Anda juga menutup diri di media sosial? Pikir lagi.

Media sosial merupakan tempat untuk saling terhubung dengan siapapun di luar sana.

Jangan ragu untuk ikuti orang di Instagram, Twitter ataupun LinkedIn. Hal itu merupakan salah satu cara untuk meluaskan relasi.

Jika Anda ingin masuk ke dunia professional, jangan ragu untuk menambahkan siapapun di LinkedIn.

Kenapa LinkedIn? Smart Business Trends membuat penjelasan yang cukup relevan kenapa LinkedIn itu penting.

Selain itu juga, LinkedIn merupakan situs yang ramah akan mesin pencari, Google, misalnya.

 

Selalu 100%

Saya pernah menjelaskan di artikel sebelumnya, kenapa selalu total itu penting.

Intinya, jangan pernah ragu untuk total. Dibayar ataupun tidak dibayar, totalitas merupakan suatu kewajiban yang Anda lakukan setiap saat.

 

Menjual Diri

Ketika Anda sudah menemukan Niche yang sesuai, susun strategi untuk menjual apa yang Anda bisa. Apa itu niche? 

Bagaimana menyusun strategi untuk menjual? Secara lengkap tidak akan saya jelaskan di sini. Akan saya jelaskan secara bertahap. Di sini akan saya bahas secara singkat.

Anda punya kemampuan visual? Pergunakan Instagram ataupun pinterest.

Anda punya kemampuan menulis? Buat Blog atau Website berbayar.

Anda ingin menjadi freelancer? Jual diri di Sribulancer atau Fiverr.

Dan masih banyak lagi.

 


Itulah beberapa alasan kenapa Anda harus memulai personal branding sejak kuliah. Agar pertanyaan yang awalnya “Aku lulus kerja di mana, ya?” berubah menjadi “Aku harus milih kantor yang mana, ya?”

Selamat berproses dan semoga sukses.

Selalu ikuti juga website saya jika tertarik untuk belajar branding dan digital marketing. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

 

Article by fauziananta1

Masih dalam proses belajar digital marketing dan strategi branding.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *