insta story

Cara Menggunakan Instagram Stories Sebagai Content Marketing

Semua pengguna Instagram pasti mengenal instagram stories, bahkan pernah menggunakannya. Lalu, bagaimana memanfaatkan instagram stories agar bisa menjadi content marketing yang baik?


Instagram stories merupakan fitur Instagram yang baru dirilis pada Agustus 2016.

Kemunculannya waktu itu membuat banyak yang berpikir bahwa Instagram stories merupakan duplikasi dari Snapchat.

Tapi, CEO Instagram, Kevin Systrom menyetujui hal tersebut. “They deserve all the credit.”

Setelah menggeser Snapchat, Instagram Stories juga membuat audiensnya beralih dari Path dengan fitur barunya yaitu add location.

instagram stories

Instagram stories.

Lalu, kenapa sebuah brand atau perusahaan baiknya menggunakan Instagram?

Karena pengguna Instagram sebagai bisnis telah mencapai angka 50%, bahkan hingga 70% tahun ini.

pengguna instagram stories

Data pengguna Instagram.

Lalu, kenapa Instagram Stories?

Karena Instagram Stories menggunakan algoritma facebookdan Instagram Stories muncul di tab explore para strangers. 

Namun, menggunakan Insta Story pun tetap ada batasan.

Sudah berapa banyak orang yang Anda unfollow karena dia terlalu spamming?

Bahkan, hal tersebut didukung oleh Sprout Social, 71% orang unfollow akun karena terlalu membosankan dan spamming.

menganggu dalam instagram stories

Ciri brand yang menganggu

Lalu bagaimana cara men-siasati Insta Story agar para pengikut bisa tetap engage dan senang dengan akun kita?

Pergunakan content marketing.

Bagaimana cara memaksimalkan penggunaan content marketing? Baca 7 cara menggunakan content marketing di Insta Story di bawah ini:

 

  1. Trivia atau tata cara

Pernah melihat Insta Story yang memberikan informasi, misalnya resep makanan ataupun tata cara mendaftar sesuatu?

Seberapa senang Anda setelah melihat konten tersebut jika sesuai dengan apa yang Anda inginkan?

trivia dalam instagram stories

Trivia dalam insta story.

Yang bisa dipelajari dari konten ini adalah berikanlah sebuah nilai atau value kepada pengikut Anda.

Misalnya, Anda sebuah bisnis yang menjual alat-alat olahraga. Apa yang jadi masalah terbesar para olahragawan? Apakah mereka bermasalah dengan sepatu yang dipakai? Atau dengan kenyamanan jersey?

Berikanlah jawaban atas kegelisahan mereka.

Misalnya, orang-orang bingung memilih sepatu bola yang sesuai dengan kemampuan mereka. Buatlah trivia tentang karakteristik setiap sepatu bola, dan kesesuaiannya untuk para pemain.

Atau orang-orang ternyata gelisah dengan pemilihan bahan untuk jersey. Berikanlah penjelasan tentang perbedaan setiap bahannya beserta kelebihannya.

Berikanlah mereka kesempatan untuk mencerna dan memilih.

 

  1. Buatlah behind the scene

Behind the scene berguna untuk memberi tahu orang-orang sebuah proses.

Misalnya saja yang pernah dilakukan oleh akun UFC.

instagram stories UFC

Insta Story @UFC

Insta Story mereka menunjukan seorang atlet dari UFC ketika membeli makanan untuk gizi mereka sehari-hari.

Apakah konten tersebut berguna? Ya. Karena memberi tahu ke orang-orang apa yang dimakan oleh para atlet sehingga bisa sehat. Mungkin saja bisa menjadi inspirasi bagi orang-orang yang ingin sehat seperti mereka.

Contoh lain jika bisnis Anda adalah jualan belalang goreng. Apakah para pembeli penasaran dengan proses pembuatan belalang goreng?

Buatlah konten foto tahap dalam pembuatan belalang goreng.

instagram stories

Insta Story yang sedikit humoris.

Yang bisa dipelajari dari hal tersebut adalah tunjukan hal-hal yang masih membuat orang penasaran.

Jawablah rasa penasaran mereka dan membuat para pengikut Anda tertegun dengan proses tersebut.

Namun, tetaplah tunjukan eksklusifitas dalam prosesnya.

 

  1. Pergunakan kreativitas

Apakah Anda senang melihat konten yang menggabungkan berbagai fitur dari Insta Story: tulisan, foto dan lainnya?

kreatifitas instagram stories

Bentuk kreativitas dalam Insta Story.

Apakah anjing tersebut benar-benar lapar? Mungkin.

Namun, itulah bentuk kreativitas yang bisa digunakan.

instagram stories

Kreativitas dalam Insta Story.

Apakah konten tersebut produksinya sulit? Tidak.

Meskipun begitu dia menyesuaikan momen ketika para wanita sedang berdandan. Yang bisa saja berdampak ke tingkat pembelian untuk para wanita yang mengalami masalah tersebut.

Yang bisa dipelajari dari hal tersebut bahwa konten tidak perlu bagus sekali dengan produksi yang menyita waktu, karena setelah 24 jam konten tersebut akan hilang.

Yang terpenting adalah pergunakan kreativitas dan lihat momen sekaligus menjawab setiap masalah.

 

  1. Buat vertikal

Pernah berfikir kenapa konten di Insta Story hanya bisa dibuat secara vertikal? Tidak mungkin bisa horizontal?

Karena orang-orang melihat handphone dengan vertikal.

Jadi, berhentilah membuat konten yang berbentuk horizontal, namun tetap dijadikan konten untuk Insta Story. Karena konten tersebut akan tetap ter-upload tanpa terpotong sehingga mengurangi kemungkinan orang-orang untuk membaca konten tersebut.

 

  1. Gunakan call-to-action

Apa itu call-to-action

Sebenarnya ada dua tipe call-to-action.

Pertama, call-to-action langsung.

call to action dalam instagram stories

Contoh call-to-action langsung

Kedua, call-to-action tidak langsung

call to action dalam instagram stories

Contoh call-to-action tidak langsung.

Lalu, manakah yang lebih baik?

Tergantung.

Jika yang Anda jadikan konten adalah barang, ada baiknya pergunakan call-to-action yang tidak langsung. Namun, jika bukan barang, pergunakan call-to-action langsung seperti contoh di atas.

Top tips

*Pakai kata-kata yang membuat orang-orang penasaran, misalnya “gratis” “diskon” dan buat mereka berkunjung ke tempat yang Anda inginkan.

 

  1. Promosikan konten Anda

Apa yang dimaksud dengan promosikan konten? Apakah bagikan dengan meng-upload ulang di Instagram? Bukankah itu termasuk spamming?

Bukan. Coba lihat contoh di bawah ini.

promosi instagram stories

Promosi dalam Insta Story.

Apakah hal tersebut membuat Anda penasaran sehingga melihat Insta Story?

Yang bisa dipelajari adalah sinkronisasikan dengan instagram dan gunakan call-to-action agar orang-orang penasaran.

Dalam kasus di atas, tidak semua orang melihat Insta Story namun orang akan melihat jika hal tersebut membuatnya penasaran.

Cara lain bisa Anda gunakan, misalnya promosikan konten agar berkunjung ke Insta Story di Twitter ataupun Facebook.

 

  1. Dapatkan feedback

Instagram bisa digunakan untuk mendapatkan feedback. Untuk mendengarkan apapun yang pengikut Anda inginkan.

Contohnya adalah yang Taco Bell lakukan.

Contoh lain jika Anda baru saja merilis produk baru.

Tanyakan kepada para audiens, apa yang mereka pikirkan tentang produk baru Anda?

Selain mendapatkan feedback yang bagus untuk produk Anda selanjutnya, bisa juga Anda gunakan agar para audiens tetap engage dengan akun Anda.


Setelah memahami 7 taktik di atas, ada baiknya Anda mulai pergunakan satu persatu taktik tersebut.

Pahami dan lakukan. Jika masih belum berhasil, evaluasi, mungkin saja taktik di atas kurang sesuai dengan produk ataupun brand Anda.

Selamat mencoba.

Article by fauziananta1

Masih dalam proses belajar digital marketing dan strategi branding.

This Article Has 1 Comment
  1. ijo gading says:

    Sebuah tips yg benar di pahami tp jarang di lakukan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *