Hanna Ramadini di Superliga 2017

3 Cara Belajar Publikasi Event dari Superliga 2017

Sebagai mahasiswa, menyelenggarakan event merupakan sesuatu yang wajib. Tidak hanya sukses, hampir semua orang pasti berharap event­-nya laku dan ramai. Lalu, bagaimana menyiasati agar publikasi yang kita lakukan sesuai harapan?


Bukan mahasiswa kalau belum nge-event. Begitu kata banyak mahasiswa.

Membuat event dengan effort maksimal, terkadang tidak diiringi dengan hasil yang diinginkan. Misalnya, event-nya tidak laku dan tidak menarik atensi orang lain.

Kinerja teman-teman publikasi pasti dipertanyakan, kenapa hal tersebut bisa terjadi?

Masalah terjadi.

Sembari melakukan hal-hal yang pasti dilakukan ketika melakukan publikasi, misalnya nyebarin poster ke tempat-tempat, atau bom timeline media sosial teman-teman Anda, ada baiknya Anda refleksi, apakah cara tersebut merupakan cara yang efektif?

Ribuan poster tersebar di banyak tempat dan ratusan poster yang lewat di timeline. Apakah audiens Anda masih memperhatikan?

Anggap saja diri Anda sebagai audiens, apakah Anda peduli dengan berbagai promosi yang ada di sekitar Anda?

Masalah masih terjadi.

Lalu, bagaimana seharusnya publikasi yang efektif?

Berceritalah dan tunggangi momen, seperti yang sudah pernah saya bahas di artikel “Kampanye via Instagram yang Bisa Dipelajari Dari Pilkada DKI.

Loh, tapi kan itu bukan event?

Benar. Karenanya saya akan mengambil salah satu event yang baru saya datangi dan merasa bahwa event tersebut layak dijadikan benchmark: Djarum Superliga 2017. Apa itu benchmarking?

Djarum Superliga merupakan kompetisi badminton yang diselenggarakan oleh Djarum yang berlangsung pada tanggal 19-26 Februari di DBL Arena, Surabaya.

superliga

Djarum Superliga diselenggarakan di DBL Arena

Djarum Superliga menarik untuk dijadikan benchmarking karena dengan harga yang mahal, bisa mendatangkan banyak penonton. (Harga tiket final Rp 150.000,- tergolong mahal untuk event badminton.)

Loh, kok bisa ramai? 

Publikasi online lah kuncinya.

Publikasi online juga yang membuat orang-orang yang jauh dari Surabaya berminat untuk datang. (termasuk saya)

Lalu seberapa berpengaruhkah publikasi via online untuk membuat audiens tertarik?

instagram superliga

Data jumlah followers di Instagram @DjarumSuperliga. Diambil dari Social Blade.

youtube superliga 2017

Data jumlah subscribers Youtube Superliga 2017. Data diambil dari Social Blade.

Dari data kedua media sosial yang dimiliki oleh Djarum Badminton, keduanya menunjukan peningkatan yang sangat signifikan pada saat penyelenggaraan Superliga.

Peningkatan hampir sebesar 150% jumlah followers di Instagram dan 1000% jumlah subscibers di Youtube menunjukan kesuksesan Djarum Badminton di media sosial.

Lalu, bagaimana strategi yang mereka gunakan?

Berikut analisis yang saya buat. Analisis tersebut saya dasarkan dari buku Zen of Social Media Marketing karya Shama Hyder.

ACT superliga 2017

Tahap untuk social media marketing

Article by fauziananta1

Masih dalam proses belajar digital marketing dan strategi branding.

This Article Has 1 Comment
  1. Hello There says:

    I like the way you write every words. You do not tell the readers as if you are the master of the content, rather you make a friendly conversation-like article. Besides, you arrange the content systematically, step by step. Keep your work, dude. Be persistent!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *