Backpacking ke Hatyai: Kota Transit yang Menenangkan

Hatyai merupakan kota transit bagi traveler dari Malaysia yang ingin ke kota-kota di Thailand. Semua tujuan ke Thailand, pasti akan transit di kota yang sangat tenang ini. Sebenarnya, apa yang bisa dilakukan saat backpacking ke Hatyai?


Saya telah bercerita tentang perjalanan saya dari Malaysia ke Hatyai: Backpacking ke Malaysia. Perjalanan Kuala Lumpur-Hatyai menempuh waktu 8 setengah jam dengan perbedaan waktu satu jam. Saya berangkat pukul 23.30 waktu Malaysia dan sampai di Hatyai sekitar setengah 7 pagi waktu Hatyai.

Sebenarnya backpacking ke Hatyai kali ini tak terencana karena seharusnya saya ke Phuket. Tapi, karena salah penanggalan dalam itinerary, saya harus membatalkan perjalanan ke Phuket dan harus transit di Hatyai selama 9 jam sebelum akhirnya mengambil bus ke Bangkok di sore hari.

Perjalanan yang tak terencana pun membuat saya berfikir, di Thailand kan mayoritas gak bisa bahasa inggris. Terus komunikasinya gimana? Bahkan, supir bus sebelum turun di Stasiun Hatyai meyakinkan bahwa di stasiun ini gak ada yang bisa bahasa inggris sama sekali. Tapi, saya berharap sama teman baru saya, warga lokal Thailand yang duduk bersebelahan di bus dan bisa bahasa inggris. Ya, seenggaknya bisa bantu untuk beli tiket bus ke Bangkok, lah.

backpacking ke hatyai

Stasiun bus Hatyai tampak depan

Lah ternyata, dia baru turun bus kena rayuan calo dan langsung pergi. Saya juga baru turun langsung banyak calo nawarin bus ke Bangkok lah, ke Phuket lah, tapi make bahasa Thailand. Ya, gak ngerti. Akhirnya, saya ngeliatin sekitar dan ngeliat ada seorang bule nganterin dua bule lainnya naik Songthaew, dan saya langsung menyapanya.

Namanya Ege, Ia sudah bekerja sebagai guru bahasa inggris di Hatyai selama satu setengah tahun. Ternyata, dia tadi baru saja mengantar temannya, yang kenal dari Couchsurfing, dan ingin kembali untuk menemui temannya yang lain, asal Indonesia. Dua orang asal Indonesia itu dari Bandung, bernama Tanto dan Reza. Akhirnya, saya mengelilingi Hatyai bersama mereka.

TOP TIPS:

Kurs Thailand adalah Baht, dan bawalah Baht dari Indonesia karena harga tukar di Indonesia gak rendah banget (gak kayak Vietnam Dong). Berapa yang dibawa? Sesuaikan kebutuhan aja. Yang terpenting sih jangan nuker mata uang di bandara, karena harganya jadi lebih mahal (kecuali kepepet)

Ketika sampai di terminal Hatyai, langsung masuk ke dalam dengan yakin aja. Karena calo yang nawarin tiket biasanya gak bakal berhenti. Langsung ke dalem dan beli tiket ke Bangkok di loket resmi karena perbedaan harga bisa sampe 100 Baht, padahal naik mini van bukan bus.

KE MANA DI HATYAI?

Sebagai kota transit, tidak banyak tempat wisata di Hatyai. Bahkan, orang lokal yang bisa berbahasa inggris pun mungkin juga gak ada. Dan yang paling sulit, tempat wisatanya orang-orang lokal taunya bahasa Thailand. Jadi, waktu saya tanya tempat wisata make bahasa inggris, mereka gak ngerti. Duh.

Tujuan pertama saya adalah Kimyong Market, karena dekat dengan stasiun. (Temen saya mau beli tiket kereta ke Bangkok untuk besok) Untuk menuju Kimyong Market, kamu bisa naik Songthaew, sejenis Angkot (bukan tuk-tuk) yang terkenal di Laos dan Thailand. Untuk menuju Kimyong Market, kamu bisa cari songthaew warna putih dari sekitar terminal. Kimyong Market pun seperti pasar biasa, gak terlalu special. Ada beberapa jualan oleh-oleh juga. Tapi karena emang saya gak tertarik ya cuman lewat aja. Langsung bergegas ke stasiun gitu.

backpacking ke hatyai

Kimyong Market difoto dari seberang

backpacking ke hatyai

Kebakaran di dekat stasiun Hatyai

Waktu di stasiun, saya nemu peta besar persebaran pariwisata di Hatyai. Lihat-lihat dan ternyata mayoritas di Hatyai Municipality Park. Ya karena waktu yang gak banyak, niatnya langsung ke sana biar dapet sekaligus banyak. Padahal deket stasiun ada wisata Wat Hat Yai Na. Tapi yasudahlah ya, karena udah jam 1 siang dan bus ke Bangkok setengah 5, akhirnya langsung ke Hatyai Municipality Park. (Kalo mau ke Wat Hat Yai Na, bisa kembali ke Kimyong Market dan naik songthew biru)

backpacking ke hatyai

Peta wisata Hatyai di stasiun kereta Hatyai

Kalo mau ke sana dari stasiun, harus jalan ke Kimyong Market lagi dan naik Songthaew warna krem. Perjalanan ke sana pun agak lama, bisa setengah jam karena emang dari ujung ke ujung Hatyai. Sesampainya di sana, yah gak sesuai harapan. Tempatnya besar banget, dan petunjuk pun make bahasa Thailand. Ya, tamat.

backpacking ke hatyai

Salah satu monumen di Hatyai Municipality Park

backpacking ke hatyai

Peta di Hatyai Municipality Park berbahasa Thailand

backpacking ke hatyai

Taman di Hatyai Municipality Park

Akhirnya saya cuman keliling muterin tapi gak sampe ujung karena jauh banget. Waktu coba nanya anak SMA, kirain bisa bahasa inggris, gataunya juga enggak. Katanya sih kalo mau ke tempat wisata-wisata itu harus ke atas. Dan cara ke atas adalah naik cable car seharga 200 THB. Tapi karena waktu saya ke sana cable car-nya tutup (atau emang gak nemu), ya berarti ga jadi naik dan akhirnya cuma jalan-jalan di sekitar danau. Saran saya sih kalo mau ke sini sediakan waktu 2-3 jam buat muter, karena tempatnya besar banget.

Setelah dari situ, saya pun mencari makan. Ini juga agak sulit. Akhirnya saya harus berjalan keluar sekitar 5 menit dan nemu makanan halal di seberang jalan. Hanya dengan 60 baht udah bisa makan kenyang dan dapat minum. Setelah itu, saya langsung kembali ke terminal bus dengan songthaew warna biru.

TRANSPORTASI DALAM KOTA

Transportasi dalam kota Hatyai itu ada 3, taxi, tuk-tuk, dan songthaew. Tapi yang paling terjangkau ya songthaew. Kalo tidak salah, ada 5 warna songthaew dengan rute yang beda-beda. Tapi ingat, harganya selalu sama kok 10 Baht sekali naik dan turun dimanapun. Berbeda dengan songthaew warna hitam yang rutenya ke pinggiran Hatyai jadi lebih mahal, 20-30 Baht.

Kalo tuk-tuk yang harga variasi tergantung gimana kalian nawarnya. Tapi karena mayoritas tempat wisata di Hatyai dilewatin oleh songthaew semua, saran saya sih naik songthaew aja. Tapi yang perlu diperhatiin adalah gak semua supir songthaew tau nama tempat wisatanya dalam bahasa inggris, jadi ada baiknya bertanya dulu bisa ke tempat yang kalian tuju atau enggak.

MAKANAN DI HATYAI

Saya di Hatyai cuma makan dua kali, pagi dan siang hari. Pagi hari saya makan chicken curry dekat stasiun seharga 40 Baht (minum air putih) dan siangnya makan (lupa namanya) seharga 60 baht (minum coke).

Harga Hatyai emang murah ya karena bukan kota wisata. Mungkin juga ada harga makanan yang 30 baht ke bawah kalo bisa nyari dengan teliti. (30 baht itu sekitar 11 ribu rupiah) Tapi yang perlu diperhatikan ya karena semua mayoritas ada babi, jadi ketika kalian gak mesen babi sekalipun, tetep bisa tersisa bumbu-bumbunya sedikit karena pancinya dipake bersamaan.

TOP TIPS:

Download offline peta di Google Maps. Karena dengan offline sekalipun, GPS bisa aktif. Jadi, kalian gak perlu takut nyasar/bablas ketika naik songthaew.

Kalo lagi di Kimyong Market dan mau beli, persiapkan kalkulator jadi bisa nawar tanpa ribet. Karena mayoritas orang sana gak bisa bahasa inggris.

Di Hatyai, hampir semua makanan ada babi. Jadi, wajib bertanya lebih dulu ada babi atau enggaknya. Tapi, karena penjualnya juga gak bisa bahasa inggris, jadi wajib untuk bisa bicara make bahasa Thailand (walaupun di akhirnya make bahasa isyarat juga)

Kosakata berguna: Mi mu mai? (Ada babi gak?), Pom mai kin mu (Saya gak makan babi), Mai cai (tidak), Ani alai kap? (Ini apa?), Ani tao lai kap? (Ini berapa?), Pu ta mai dai (Saya gabisa bahasa Thailand), Aloy (Enak)

Kalo kamu bisa ngomong bahasa Thailand (walaupun sedikit), dijamin penjual bakalan ramah. Karena orang sana sangat menghargai orang luar yang bisa ngomong bahasa mereka.

CARA MENUJU BANGKOK

Ada dua opsi untuk menuju Bangkok, naik kereta dan bus. Apa bedanya? Kereta lebih murah dari bus. Kenapa? Karena kereta lebih lama, melewati banyak stasiun untuk ke Bangkok. Kalo naik bus saya kemarin naik Sri Siam Tour. Dari pintu masuk stasiun, langsung ke loket paling ujung deket minimarket aja. Saya pernah baca rekomendasi bus paling enak untuk ke Bangkok dari Hatyai itu Sri Siam Tour, tapi waktu nyampe stasiun semua dalam tulisan Thailand, untung temen saya si Ege bisa baca tulisannya.

backpacking ke hatyai

Loket bus Sri Siam Tour

Harga tiketnya 645 Baht, setara 270 ribu rupiah, dengan 13 jam perjalanan. Saya milih yang jam setengah limabiar sampe Bangkok pagi. Bus Sri Siam itu double decker, jadi kemungkinan besar kalian bakalan di lantai dua. Jangan khawatir kalo misal bus tiba-tiba berhenti dan orang-orang pada turun di tengah jalan, karena emang bus berhenti setelah 8 jam perjalanan di salah satu market (gatau namanya karena gak bisa baca) selama 15 menit. Biasanya mereka ada yang beli makanan ataupun oleh-oleh buat dibawa ke Bangkok.

Beda kalo misal naik kereta, harga sleeper train non-AC itu cuman 505 Baht. Tapi meskipun sleeper train, kata temen saya dari Bandung mereka baru bisa tidur di sleeper saat malam hari, kalo siang ya duduk biasa. Tapi yang gaenak ya perjalanannya lama, sekitar 18 jam untuk sampai di Bangkok.

backpacking ke hatyai

Harga Kereta Hatyai-Bangkok

backpacking ke hatyai

Stasiun kereta Hatyai tak terlalu besar

Gimana cara menuju stasiun? Dari terminal bus Hatyai, naik songthew warna putih dan turun di Kimyong Market. Dari Kimyong Market, perempatan besar belok kanan sampai nemu jembatan. Lewat bawah jembatan dan ntar belok kiri, dan stasiunnya ada di kanan jalan. Di stasiun juga ada musholla kok, walaupun kecil.

TOP TIPS:

Hati-hati kalo deket tiang listrik, karena di Hatyai kabel tiang listriknya gak teratur, sangat bahaya bahkan.

backpacking ke hatyai

Tiang listrik di Hatyai sangat berbahaya

Begitulah perjalanan saya selama di Hatyai. Yang paling menarik dari Hatyai adalah kotanya yang tenang. Sangat cocok buat kamu kalo ingin mencari ketenangan dan tinggal lama. Tapi ya yang tersulit adalah mayoritas orang Hatyai tidak bisa bahasa Inggris. Tapi, kalo kamu mau belajar bahasa justru tempat terbaik adalah tempat kamu langsung bisa praktek, kan?


Catatan perjalanan saya lainnya bisa dibaca di sini ya:

Itinerary keliling Asia Tenggara

Backpacking ke Singapura

Backpacking ke Malaysia

Perjalanan saya berikutnya di:

Backpacking ke Bangkok

Backpacking ke Siem Reap

Backpacking ke Phnom Penh

Kalo ada yang ingin ditanyakan mengenai Hatyai, silahkan tanyakan ya. Kalo misal saya gak tau, nanti saya bisa bertanya dengan temen saya di sana.

Article by fauziananta1

Masih dalam proses belajar digital marketing dan strategi branding.

This Article Has 3 Comments
  1. […] Perjalanan saya selanjutnya adalah Hatyai yang bisa dibaca di: Backpacking ke Hatyai […]

  2. […] Perjalanan Hatyai-Bangkok itu melelahkan, karena harus menempuh 13 jam perjalanan. Makanya, saya sih nyaranin buat ngambil bus sore jadi bisa sampe Bangkok pagi. Lumayan kan bisa hemat akomodasi juga tidurnya di bus. […]

  3. […] May Also Like Nov, 28, 2017 Backpacking ke Bangkok: Persembahan Terakhir Kepada Sang Raja Nov, 21, 2017 Backpacking ke Hatyai: Kota Transit yang Menenangkan Nov, 18, 2017 Backpacking ke Malaysia: Bahaya Ketiduran dan Takut Ketinggian Nov, 12, 2017 […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *