penginapan

13 Hari Keliling Asia Tenggara: Penginapan – Itinerary Part 4

#PENGINAPAN

Ada beragam pilihan penginapan, mulai dari mencari host, hostel, hotel hingga apartemen. Tapi sebagai seorang backpacker, saya di sini hanya akan membahas penginapan bersama warga lokal (mencari host) dan hostel.

Pertama, menginap di rumah warga lokal. Beberapa traveler melakukan hal ini karena gratis. Bahkan, bisa bertukar banyak informasi dan wawasan dengan warga lokal. Mungkin hanya membutuhkan oleh-oleh dari Indonesia sebagai rasa terima kasih. Terus nyarinya bagaimana? Make aplikasi Couchsurfing. Aplikasi ini cukup populer di kalangan traveler karena kita bisa mengajak warga lokal ataupun sesama traveler untuk explore sekitar, atau hanya ketemu dan ngobrol-ngobrol.

Kedua, menginap di hostel. Opsi ini adalah pilihan yang paling sering dipilih oleh banyak traveler. Karena menginap di hostel harganya lebih terjangkau. Cuman satu kamar biasanya isi delapan orang jadi harus sharing. Tapi gak papa toh kita cuman numpang tidur aja di hostel.

Nah, sebenernya ada cara lain untuk menghemat, yaitu tidur selama perjalanan. Cari transportasi bus yang berangkat malem dan sampe pagi jadi bisa tidur di jalan. Saya pun begitu. Dari 13 hari traveling, cuman 5 malem yang tidur di kasur. Sisanya? Di bandara dan bus.

Penginapan

Hostel tempat saya menginap di Bangkok

penginapan

Tempat favorit untuk tidur di Changi Airport

Apalagi ada sleeper bus dan sleeper train yang notabene sangat nyaman untuk tidur karena bukan kursi tapi kasur. Ataupun Changi airport yang juga nyaman untuk tidur (karena puluhan orang selalu melakukan itu setiap harinya)

Lalu, baiknya booking hostel lebih dulu apa cari di tempat? Saya sih menyarankan untuk booking lebih dahulu. Selain agar perjalanan lebih sistematis, juga menghindari bawa uang banyak. Selain itu juga beberapa hostel menerapkan rate harga yang lebih tinggi jika booking langsung, dibanding membeli melalui agen seperti Traveloka.

Terus sebaiknya booking hostel di mana? Dari sekian banyak aplikasi yang menawarkan, hanya dua yang saya rekomendasikan, yaitu Traveloka dan Booking.com. Traveloka sih jelas ya, karena itu punya Indonesia sehingga sistem pembayaran bisa transfer atm. Selain itu juga Traveloka banyak promo-nya. Berbeda dengan aplikasi lain yang terkadang harus make kartu kredit yang bakal ribet kalo misal kamu gak punya kartu kredit.

Kenapa Booking.com? Karena aplikasi ini yang biasanya dipake oleh foreigner dari Eropa dan Amerika untuk nyari hostel. Selain itu juga ada fitur bayar di tempat dan gak perlu pake kartu kredit. Jadi, kalian bisa nyari hostel yang gak perlu booking make jaminan kartu kredit atau bayar lebih dulu. Harganya pun bersaing dengan Traveloka. Bahkan, di beberapa Negara, terutama kalo menginap lebih dari dua hari harganya bisa lebih murah dari Traveloka sekalipun.

Seberapa banyak dana yang saya habiskan untuk penginapan? Silahkan liat tabel berikut ini.

PENGINAPAN HOSTEL

Kota Penginapan Harga Booking Berapa malam
Bangkok The Street Hostel IDR 100,000.00 Traveloka 1 malam
Siem Reap The Luxury Concept IDR 60,000.00 Traveloka 1 malam
HCMC Hewahome Hostel IDR 190,000.00 Booking.com 4 hari 3 malam
TOTAL IDR 350,000.00

Itulah dana yang saya habiskan untuk penginapan selama 5 malam. Malam lainnya saya siasati dengan tidur di bus, terutama sleeper bus dari Siem Reap-Phnom Penh bersama Giant Ibis. 

Begitulah itinerary perjalanan saya selama 13 hari keliling Asia Tenggara. Itinerary yang kemudian saya bagi menjadi empat bagian, yaitu harga tiket masuk, transportasi, makan, dan penginapan. Jika dihitung kembali, inilah dana pokok yang saya keluarkan selama 13 hari keliling Asia Tenggara: (Dana tidak termasuk dengan oleh-oleh dan beberapa keperluan mendadak)

Total uang selama 13 hari keliling Asia Tenggara

Kegunaan Jumlah
Tempat Wisata IDR 910,000.00
Transportasi antar kota IDR 2,598,000.00
Transportasi dalam kota IDR 655,000.00
Makanan IDR 1,215,000.00
Penginapan IDR 350,000.00
TOTAL IDR 5,728,000.00

Begitulah itinerary dan total uang yang saya habiskan selama 13 hari keliling Asia Tenggara. Jika ada yang ingin ditanyakan terkait apapun itu selama berkaitan dengan travel di beberapa kota tersebut tinggalkan komentar saja, sebisa mungkin akan saya jawab.

Untuk melihat kembali part sebelumnya, bisa klik link di bawah ini.

PART 1 – Tempat Wisata

PART 2 – Transportasi

PART 3 – Makanan

Untuk melihat perjalanan saya secara lebih detail, bisa baca di sini, ya:

Backpacking ke Singapura

Backpacking ke Malaysia

Backpacking ke Hatyai

Backpacking ke Bangkok

Backpacking ke Siem Reap

Backpacking ke Phnom Penh

Article by fauziananta1

Masih dalam proses belajar digital marketing dan strategi branding.

This Article Has 5 Comments
  1. Rega says:

    Dabest! Boleh minta detail nya ji wkwk
    [email protected]
    Sukses terus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *